Resensi Buku Arwana

Resensi Buku Arwana - Hallo sahabat INOVSTUDY | SITUS BELAJAR ONLINE, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Resensi Buku Arwana, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel RESENSI, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Baca juga


Resensi Buku Arwana

Judul Buku          : Arwana
Pengarang           : Heru Susanto
Penerbit               : Penebar Swadaya
Tahun Terbit       : 2007
Kota Terbit          : Jakarta
Jumlah Halaman : 80 halaman
Buku yg berjudul Arwana ini di karang oleh Heru Susanto. Buku ini diterbitkan oleh Penebar Swadaya pada tahun 2007. Buku ini memiliki jumlah halaman sebanyak 80 halaman di Jakarta. Buku ini berisi hal – hal mengenai arwana, mulai dari jenis sampai cara merawatnya.
Pada mulanya di daerah asalnya, Sumatera dan Kalimantan, arwana merupakan ikan konsumsi yang hanya sesekali terikat jaring melayan. Dulu, jarang sekali orang yang suka dengan ikan yang satu ini. Namun, sekarang ikan arwana sudah menjadi ikan hias dengan harga yang cukup tinggi.
Buku ini memaparkan tentang hal – hal mengenai arwana, mulai dari jenis sampai cara merawatnya. Kerabat arwana itu diantaranya, Osteoglossoum bicirrhosum, Osteoglossoum ferreirai, Scleropages formosus, Scleropages jardini, Scleropages leichardi, Scleropages guntheri, Clupisudis niloticus, dan Arapaima gigas. Sekarang sudah banyak ragam akuarium yang dijual dan tersebar di anyak tempat. Namun, tidak semua model akuarium cocok dipakai memajang arwana. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni, bentuk, ukuran, bingkai akuarium, dan peralatan (aerator, filter, lampu, termometer, heater , termostat, kertas pH, dan pengukur pH lainnya. Untuk menjaga arwana selalu tampil dengan baik, selain perawatan makanan dan minuman, kita juga harus merawat akuarium. Cara perawatannya adalah dengan pemeriksaan suhu air, pemeriksaan pH air, mengganti air, dan pemeliharaan alat – alat.
Sejak awal arwana harus dilatih dengan keanekaragaman menu. Pada dasarnya jenis makanan arwana yaitu, aneka ikan hidup, kelabang, kadal, jangkrik, dan katak. Selama ini terdendar desas – desus bahwa makanan akan mempengaruhi warna kulit arwana. Dan ternyata hal itu memang benar bahwa makanan akan mempengaruhi kecerahan sisik. Arwana juga tidak lepas dari penyakit. Hal ini yang membuat apara hobiis kapok memelihara arwana. Penyakit yang sering diderita oleh arwana yaitu, penyakit gigit ekor, tutup insang melengkung, mogok makan, penyakit mata juling, dubur ikan merah dan membengkak, sisik berdiri, tulang punggung bengkok, ekor patah, sungut tumbuh pendek, ekor dan sirip mengerut, serta sungut menjorok kr bawah. Cara mengobati dan mencegah penyakit itu datang adalah dengan selalu mengganti akurium dan memberikan obat pada arwana.
Bagi para pencinta arwana, buku ini cocok untuk dibaca. Walaupun buku ini tidak terlalu tebal, namun isinya atau penjelasannya sudah lumayan lengkap. Buku ini pun cocok dibaca oleh siap saja tidak hanya oleh pencinta arwana. Kelebihan dari buku ini adalah bahasa yang digunakan mudah dipahami dan penjelasan yang ada sudah cukup rinci ditambah lagi dengan adanya gambar yang memperjelas. Sedangkan kekurangannya adalah ukuran tulisan terlalu kecil, sehingga membuat pembaca merasa bosan untuk membacanya.


Sekian dulu untuk artikel Resensi Buku Arwana kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk kalian semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Resensi Buku Arwana dengan alamat link http://www.inovstudy.com/2018/06/resensi-buku-arwana.html


EmoticonEmoticon